DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI..... DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI.....DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI.....DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI.....DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI.....DIRGAHAYU KORPRI KE - 41 PEMANTAPAN JIWA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GUNA MEMPERCEPAT REFORMASI BIROKRASI.....

Translate

Minggu, 19 Mei 2013


BERITA  DUKA  CITA



INNALILLAHI WAINNA LILLAHI ROJIUN

Segenap Pengurus dan anggota KORPRI TNI AL mengucapkan Turut berduka cita 
yang sedalam-dalamnya 

Atas wafatnya 

Ibu Hj R Y Mardiyah, 

( ibunda Bapak Kasal  Laksamana TNI DR Marsetio )

Pada Hari Minggu, 19 Mei Jam 01.45 di RSCM. 
Semoga Allah SWT Menerima semua Amal Ibadah Almarhumah dan bagi Keluarga 
Yang Ditinggal Diberi Katabahan dan Kesabaran.. 
Aamiin YRA...

Selasa, 04 Desember 2012


Herinto Sidiq Iriansyah

SAMBUTAN
KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI TNI
PADA HUT KE-41 KORPRI

Bismillahhirrahmaanirrahim
Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,
Dan Salam Sejahtera bagi kita semua.

Segenap keluarga besar KORPRI TNI  sekalian yang saya hormati.  Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah senantiasa kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan kesehatan dan kekuatan, sehingga kita dapat memperingati Hari Ulang Tahun ke-41 KORPRI, semoga dalam keadaan sehat walafiat.     Tema pada peringatan HUT KORPRI  tahun 2012  yaitu  “ Pemantapan Jiwa Korps Pegawai Republik Indonesia Guna Mempercepat  Reformasi Birokrasi  Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI “. Dalam kesempatan ini saya selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI TNI mengucapkan selamat HUT Ke-41 KORPRI, semoga KORPRI TNI terus jaya dan maju dalam mengabdi pada bangsa dan negara, terutama tetap konsisten dalam mendukung tugas pokok TNI.   

Keluarga besar KORPRI TNI yang berbahagia, 
Korps Pegawai Republik Indonesia ( KORPRI ) merupakan suatu organisasi profesi beranggotakan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), bergerak secara ekstra struktural dan secara fungsional tidak terlepas dari kedinasan maupun di luar kedinasan.  Sehingga keberadaan KORPRI sebagai wadah unsur Aparatur Negara, Abdi Negara, dan Abdi masyarakat.  KORPRI lahir berdasarkan Keputusan Presiden Nomor: 21 Tahun 1971, terbentuknya di masa orde baru,  kiprah KORPRI berperan dalam rangka membangun bangsa, negara dan masyarakat.  Hal itu pula menunjukan pada masa Orde Baru, kedudukan Pegawai Negeri Sipil sebagai anggota Departemen Pertahanan Keamanan/Mabes ABRI (  sekarang TNI ) dan  di seluruh  Angkatan  sampai ke tingkat jajaran bawahanya, dapat  membentuk KORPRI.    Namun ketika berpisah Dephankam  dengan Mabes ABRI Tahun 1980, maka menjadi KORPRI  Mabes ABRI  dan Angkatan.  Tahun 1981, terjadi integrasi dalam oraganisasi KORPRI ABRI.  Pada tanggal 1 April 1999 secara organsasi berpisahnya Polri dari  ABRI, bertepatan  ABRI berubah menjadi TNI, dengan demikian menjadi nama KORPRI  TNI sampai dengan sekarang.
            Pada masa era reformasi, muncul pertanyaan konsep monoloyalitas KORPRI  melalui pembahasan RUU Politik di DPR-RI.  Akhirnya menghasilkan konsep untuk disepakati bahwa KORPRI harus netral, tidak menjadi alat politik, KORPRI berpegang teguh pada profesionalisme untuk berjuang mensukseskan tugas dan pengabdian pada negara dan masyarakat sesuai PP Nomor 12 Tahun 1999.   Sejalan dengan kebijakan tersebut, maka dilakukan Musyawarah Kerja KORPRI TNI pada Desember 2000. dan Rakornis.  Hasilnya Dikeluarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/01/I/2001 tanggal 25 Januari 2001 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Pembinaan  KORPRI TNI.   Dalam pembinaan organisasi KORPRI  terus berkembang sejalan dengan kebijakan TNI khususnya dan Kementrian Aparatur Negara  pada umumnya, maka dilaksanakan Rakor dan Musyawarah KORPRI TNI  pada tanggal 20 Juli sampai dengan 22 Juli 2011 di Jakarta.  Keputusan yang disepakati dituangkan dalam Peraturan Panglima (Perpang) Nomor: Perpang/78/XI/2011 tanggal 27 November 2011 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur KORPRI TNI.

Keluarga besar KORPRI TNI yang berbahagia, 
            Kini KORPRI TNI telah membuktikan 41 tahun dalam kiprahnya, terprogram kegiatannya setiap tahun, meliputi bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pembinaan organisasi dan korps, bidang sosial budaya, bidang wawasan kebangsaan dan wawasan hukum, bidang kerohanian, bidang kesejahteraan, dan bidang pemberdayaan wanita.  Secara terpadu KORPRI TNI dalam peringatan Ulang Tahun dilaksanakan kegiatan donor darah, santunan yatim piatu, olah raga, dan lomba pengucapan Panca Prasetya KORPRI, serta Upacara dan syukuran Ulang Tahun KORPRI TNI.

Keluarga besar KORPRI TNI yang berbahagia, 
            Dalam kesempatan yang baik ini sebagaimana amanat yang disampaikan Presiden RI, pada Hari Ulang Tahun ke-41 KORPRI Tahun 2012, saya menekankan kembali kepada segenap pengurus dan keluarga besar KORPRI TNI dimanapun saudara bertugas dan berada :
Pertama: Marilah kita tingkatkan kinerja sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat, utamanya dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan pada organisasi TNI.
Kedua:  Marilah kita perkokoh netralitas anggota KORPRI ditengah dinamika politik yang sedang berlangsung di lingkungaannya.  Tampaknya KORPRI sebagai organisasi kedinasan yang netral dan professional.  Hindarkan dari praktek-praktek politik praktis, pelihara dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi.  Pastikan loyalitas KORPRI  hanya tegak lurus kepada bangsa dan Negara.

Ketiga: Marilah kita berkontribusi/dalam menuntaskan reformasi birokrasi untuk memantapkan  postur pemerintah yang bersih dan berwibawa, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi.

Keempat:  Marilah kita laksanakan tugas dan pengabdian dengan penuh dan tanggung jawab.  Jadikan pelaksaan tugas pengabdian kita sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kelima:  Senantiasa kita terus berupaya meningkatkan keteladanan di tengah-tengah kehidupan masyarakat dengan menciptakan kehidupan yang damai, toleran dan harmonis..

Demikian sambutan saya, semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah S.W.T senantiasa membimbing kita dalam melaksanakan tugas-tugas demi kejayaan bangsa dan Negara melalui organisasi TNI.

            DIRGAHAYU KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA

Terima kasih.
Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.



                                                              Jakarta, 29 November 2012
                                                              KETUA DPK KORPRI TNI


                                                                              Drs. H.  Herinto Siddik, M.Si

Senin, 03 Desember 2012

SAMBUTAN TERTULIS PRESIDEN RI DALAM RANGKA HUT KORPRI KE-41 TAHUN 2012


logo korpri 300x235 SAMBUTAN TERTULIS PRESIDEN RI DALAM RANGKA HUT KORPRI KE 41 TAHUN 2012
SAMBUTAN TERTULIS PRESIDEN RI DALAM RANGKA HUT KORPRI KE-41 TAHUN 2012 – Tanpa terasa Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2012 ini telah berumur 41 Tahun. Umur yang bukanlah muda lagi. Korpri yang didirikan pada tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971 merupakan organisasi yang menampung dan memperjuangkan aspirasi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Republik Indonesia, Pegawai BUMN dan BUMD, Badan Layanan Umum, Lembaga Penyiaran Publik Pusat dan Daerah, Badan Otorita dan Kawasan Ekonomi Khusus.
Tahun ini Tema HUT KORPRI 2012 adalah “Pemantapan Jiwa Korps Pegawai Republik Indonesia Guna Mempercepat Reformasi Birokrasi ” . Begitu banyak tantangan dan hambatan yang harus dilalui KORPRI dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggotanya kedepan. DIRGAHAYU KORPRI KE-41 TAHUN 2012
Bagi teman-teman sekalian yang membutuhkan sambutan tertulis Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka HUT KORPRI ke-41 Tahun 2012 silahkan unduh file dibawah ini :

Sambutan Presiden RI Dalam Rangka HUT Korpri Ke-41 Tahun 2012

HUT KE-41 KORPRI DI MABES TNI



“Pemantapan Jiwa Korps Pegawai Republik Indonesia Guna Mempercepat Reformasi Birokrasi”. Demikian tema pada peringatan HUT ke-41, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur Kamis (29/11) dengan Inspektur Upacara Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E, 
Presiden RI DR.H. Susilo Bambang Yudhoyono selaku Penasihat Nasional Korpri dalam amanatnya yang dibacakan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E mengatakan, sesuai tema yang diangkat pada HUT ke 41 kali ini sangat tepat, karena pemantapan jiwa korps segenap insan Pegawai Republik Indonesia dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Dan relevan, karena saat ini kita sedang menata birokrasi menuju tatanan birokrasi yang bersih, efesien, efektif dan produktif. Birokrasi yang semakin transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan yang murah, cepat, dan baik kepada masyarakat.
Sejalan dengan tema tersebut menurut Pr
esiden RI lebihlanjut, Korpri harus mampu meningkatkan kualitas manajeman pemerintahan melalui pemantapan kelembagaan, ketatalaksanaan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia PNS.
Upacara peringatan HUT ke-41 Korpri di Mabes TNI ini ditandai dengan penganugrahan “SATYALANCANA KARYA SATYA” kepada 3 orang perwakilan PNS di lingkungan TNI yaitu :
1. Penata III/C Endang Saputra jabatan Kaurdal Bakum Disminpersau Satyalancana Karya Satya XXX Tahun
2. Penata Muda TK I III/B Yana Suryana jabatan Kaur Riklapku 3 Subdisbukku Diskual Satyalancana Karya Satya XX Tahun
3. Penata Muda III/A Indra Bagus Fisiotrapi Pelaksana Lanjutan Satkes Nenma Mabes TNI SatyaLancana Karya Satya X Tahun.
(By : Kominfo Korpri TNI AL/Iwan Bahariyanto, S.Sos)
 
 

Kamis, 29 November 2012



         
     

KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA

SAMBUTAN KETUA DEWAN PENGURUS KORPRI TNI
PADA ACARA
SYUKURAN DALAM RANGKA PERINGATAN HUT KE-41 KORPRI
JAKARTA, 29 NOVEMBER 2012

YANG TERHORMAT PANGLIMA TNI LAKSAMANA TNI AGUS SUHARTONO, S.E. SELAKU PENASEHAT DEWAN PENGURUS KORPRI TNI YANG KAMI HORMATI KEPALA STAF TNI AD, KEPALA STAF TNI AL, KEPALA STAF TNI AU SERTA YANG SAYA HORMATI PERWIRA TINGGI DAN PERWIRA MENENGAH DI LINGKUNGAN MABES TNI SERTA ANGKATAN, PARA PENGURUS, ANGGOTA DAN SESEPUH KORPRI TNI MAUPUN SEGENAP UNDANGAN SEKALIAN.

ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB

SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA.
PUJI SYUKUR MARILAH KITA PANJATKAN KEHADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA,   ATAS  LIMPAHAN  RAHMAT  DAN      KARUNIA-NYA, SEHINGGA PADA HARI INI KITA DAPAT MELAKSANAKAN   ACARA SYUKURAN DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ULANG TAHUN KE-41 KORPRI.

BAPAK PANGLIMA TNI YANG KAMI HORMATI DAN HADIRIN YANG BERBAHAGIA.

PENYELENGGARAAN ACARA TASYAKURAN PAGI INI, MENJADI MOMENTUM UNTUK MENGUNGKAPKAN RASA SYUKUR KAMI KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, ATAS SEGALA KARUNIA YANG DILIMPAHKAN KEPADA KAMI PARA PENGURUS DAN ANGGOTA KORPRI TNI, SEHINGGA SELURUH RANGKAIAN KEGIATAN DALAM RANGKA HUT KE 41 KORPRI DAPAT BERJALAN DENGAN BAIK DAN LANCAR. SEBAGAI UNGKAPAN RASA SYUKUR TERSEBUT KAMI INGIN BERBAGI TALI KASIH DALAM BENTUK PEMBERIAN SANTUNAN KEPADA ANAK YATIM MAUPUN PIATU DARI PUTRA-PUTRI PNS TNI.   DALAM KESEMPATAN INI PULA PERKENANKAN KAMI        MELAPORKAN RANGKAIAN KEGIATAN HUT KORPRI TNI SEBAGAI BERIKUT :

1.    PADA TANGGAL 26 SEPTEMBER 2012 MELAKSANAKAN CERAMAH TENTANG KONSOLIDASI ORGANISASI MEMBENTUK KARAKTER PNS TNI YANG PROFESIONAL DALAM MENDUKUNG TUPOK TNI DENGAN PEMBICARA DR. ADI SUJATNO,S.H.,M.H DARI BKN DAN BAPAK AIDUTAUKHID   DARI LEMHANAS RI. BERTEMPAT DI AUDITORIUM MABESAL YANG DIHADIRI OLEH PENGURUS DAN ANGGOTA SEBANYAK 250 ORANG.

2.    PADA TANGGAL 27 SEPTEMBER  2012 MENGADAKAN KUNJUNGAN KE PROV. MALUKU DALAM RANGKA SOSIALISASI PP. 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PNS DAN PERPANG 78 TAHUN 2011, SERTA SEKALIGUS PENGUKUHAN PENGURUS DPK UNIT TNI PROV. MALUKU

3.        PADA TANGGAL 10 OKTOBER 2012 BERTEMPAT DI GEDUNG SUHARNOKO HARBANI MABESAU MENGADAKAN CERAMAH KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA MENJAGA REPRODUKSI KEWANITAAN, YANG DIHADIRI OLEH 300 ORANG ANGGOTA PNS DAN WAN TNI.

    DENGAN PEMBICARA DR. ADI WIDODO, SP.OG. DARI KEMENTRIAN KESEHATAN DAN BINTANG TAMU WIDYAWATI.  

4.  PADA TANGGAL 13 NOVEMBER 2012 MELAKSANAKAN DONOR DARAH BERTEMPAT DI GEDUNG AEROKLINIK LAKESPRA SARYANTO TNI AU DENGAN JUMLAH PENDONOR  400 ORANG.

5.        PADA TANGGAL  26 NOVEMBER 2012 ZIARAH KE TMP KALIBATA. BERSAMA DENGAN DEWAN PIMPINAN KORPRI NASIONAL.

6.        TANGGAL 29 NOVEMBER 2012  MELAKSANAKAN UPACARA HUT KORPRI KE-41 TAHUN 2012 DILANJUTKAN DENGAN SYUKURAN DENGAN IRUP PANGLIMA TNI YANG SANGAT KAMI BANGGAKAN.

7.      TANGGAL 30 NOVEMBER 2012 AKAN MENGIRIMKAN KETUA BAPOR KORPRI TNI DALAM RANGKA RAPAT KOORDINASI TEKNIS (RAKORNIS) KETUA KONTINGEN (CHIEF DE MISSION MEETING) PORNAS KORPRI XIII TAHUN 2013 MANADO DARI, MOMENTUM KEGIATAN PORNAS KORPRI 2013 TERSEBUT ADALAH PERTAMA KALI YANG AKAN DIIKUTI OLEH KORPRI TNI SEBAGAIMANA ARAHAN DAN DUKUNGAN BAPAK PANGLIMA TNI.

8.        TANGGAL 30 NOVEMBER 2012 YANG INSYAALLAH AKAN KITA LAKSANAKAN GERAK JALAN SANTAI DILANJUTKAN DENGAN ACARA  HIBURAN BEKERJASAMA DENGAN SCTV DENGAN PROGRAM ACARA INBOX.

9.        TIM OLAH RAGA KORPRI TNI AKAN MENGIKUTI PERTANDINGAN FUTSAL PADA TANGGAL 3 SAMPAI 8 DESEMBER 2012  SERTA PENGUCAPAN PANCA PRASTYA KORPRI.
           
             BAPAK  PANGLIMA TNI YANG KAMI MULYAKAN.

DALAM KESEMPATAN YANG BAIK INI IJINKANLAH  KAMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA BAPAK PANGLIMA TNI SELAKU PENASEHAT KORPRI TNI DAN BAPAK KASUM TNI SERTA ASISTEN PERSONEL PANGLIMA TNI SELAKU PENASEHAT DAN PEMBINA PEMBINA HARIAN KORPRI TNI DAN PARA PENASEHAT DAN PEMBINA KORPRI ANGKATAN ATAS PERKENAN MEMBERIKAN DUKUNGAN DAN ARAHAN, BIMBINGAN PETUNJUK SEHINGGA SELURUH PROGRAM KEGIATAN DAPAT TERLAKSANA DENGAN BAIK.

DALAM KESEMPATAN INI PULA PERKENANKAN KAMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA DANDENMA DAN PABAN VI BIN PNS MABES TNI TNI BESERTA STAF JAJARANNYA  ATAS PERKENAN MEMBERIKAN IJIN DAN BERBAGAI DUKUNGAN SERTA PERHATIAN SEHINGGA KEGIATAN BERJALAN DENGAN BAIK. DAN YANG TERISTIMEWA KAMI UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA SEGENAP PANITIA PENYELENGGARA YANG DIMOTORI OLEH KETUA DPK UNIT MABES TNI SAUDARA ATANG ROHIMAT, S.IP.,M.H. ATAS TERSELENGGARANYA UPACARA HUT KE 41 KORPRI DENGAN SUKSES.

SELANJUTNYA MOHON BAPAK PANGLIMA TNI  BERKENAN MEMBERIKAN PENGARAHAN KEPADA KAMI SEBAGAI PNS TNI YANG SECARA EX OFFICIOANGGOTA KORPRI TNI SEBAGAI BEKAL DALAM TUGAS PENGABDIAN DI MASA DATANG.

DEMIKIAN LAPORAN  INI KAMI SAMPAIAKAN SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA MEMBERIKAN BIMBINGAN DAN PETUNJUK KEPADA KITA DALAM MELANJUTKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA  BANGSA DAN NEGARA MELALUI ORGANISASI TNI. SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

BILLAHITAUFIK WALHIDAYAH

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.


JAKARTA,   29 NOVEMBER  2012
DEWAN PENGURUS KORPRI TNI
KETUA



DRS. HERINTO SIDIK IRIANSYAH, M.SI.
PEMBINA IV/A NIP 196211031993031004

Rabu, 07 November 2012

TIM FUTSAL KORPRI SESKOAL TURUT BERPARTISIPASI DALAM SELEKSI PEMAIN FUTSAL UNTUK MEWAKILI KORPRI TNI DALAM AJANG KEJUARAAN FUTSAL TINGKAT KEMENTERIAN



walaupun kalah tetap semangat .... maklum baru pertama kali tampil

Korpri Unit TNI AL mencari dan menyeleksi pemain futsal di lingkungan PNS TNI AL untuk mewakili Korpri TNI pada kejuaraan di lingkungan kementrian. Kejuaraan ini dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-41 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang akan jatuh pada tanggal 29 Nopember 2012 mendatang
Ketua Unit Korpri TNI AL Drs. Safwanuddin, MM saat meninjau tim seleksi futsal Rabu pagi, meminta kepada seluruh tim seleksi futsal, agar bersungguh-sungguh menjalankan seleksi ini yang nantinya akan diambil untuk mewakili Korpri TNI pada kejuaraan di tingkat kementrian. “Dan yang paling penting, junjung sportifitas”, tegasnya.

SEBANYAK 22 ORANG ANGGOTA KORPRI SESKOAL MENGIKUTI ACARA SEMINAR KESEHATAN SEPUTAR ORGAN INTIM WANITA MENYAMBUT HUT KORPRI KE-41



Dalam rangka memperingati HUT ke-41 Korps Pegawai Republik Indonesia 
(Korpri), Korpri Unit TNI AL bekerjasama dengan produk Absolute Feminine 
Hygiene, menyelenggarakan ceramah dan dialog interaktif seputar organ intim 
wanita, di Auditorium, Denma Mabesal, Selasa (06/11), Cilangkap, Jakarta 
Timur. Ceramah yang mengambil tema”Pentingnya Menjaga Kesehatan 
Reproduksi Kewanitaan” tersebut, menghadirkan nara sumber 
DR. Boy Abidin, Sp.OG.
Ketua Dewan Pengurus Korpri Unit TNI AL Drs. Safwanuddin, MM dalam 
amanat tertulisnya yang dibacakan Wakil Ketua I Korpri Unit TNI AL yang 
juga selaku Ketua Panitia Ceramah kesehatan Dra. Dadah Jubaidah, M.Si 
mengatakan, ceramah dan dialog intraktif ini merupakan upaya peningkatan 
kesejahteraan anggota. Sebab dengan adanya pengetahuan tentang kesehatan 
kewanitaan maka secara tidak langsung dapat meningkatkan keharmonisan 
anggota dengan keluarganya yang tentunya diiringi dengan peningkatan 
kesejahteraan, sehingga kinerja personil lebih optimal. “Karena Kesehatan 
adalah modal dasar bagi kita untuk dapat beraktivitas dengan maksimal”, 
katanya.
Sementara itu nara sumber DR. Boy Abidin, Sp.OG dalam ceramahnya 
mengatakan, Vagina adalah merupakan organ intim bagi wanita yang 
perlu dirawat dan dijaga kebersihannya. Ada beberapa cara yang perlu 
diperhatikan dalam memelihara organ intim wanita, yaitu : Pertama, 
kesehatan Umum dengan gizi seimbang, olahraga, hindari stress, 
Kedua, Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun serta nyaman 
dipakai. Ketiga, Hindari kelembaban tinggi. Keempat, Dalam membilas 
gunakan dengan air bersih. Kelima, gunakan pembersih vagina PH yang 
sesuai. Keenam, Paps Smear teratur.
Acara tersebut dihadiri beberapa pengurus Korpri Unit TNI AL, segenap 
PNS putri TNI AL seJakarta, ibu-ibu Jalasenastri, para Korps Wanita 
TNI AL (Kowal)…
(By. Kominfo Korpri TNI AL/Iwan Bahariyanto, S.Sos)

Sabtu, 30 April 2011

PRESIDEN RI SERUKAN PERAN STRATEGIS KORPRI

Jakarta, (Kominfo-Newsroom)Korps Pegawai RepublikIndonesia (KORPRI) telah mampu mengemban tiga peran penting dan strategis, sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan AbdiPemerintah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsadan negara sesuai dengan tuntutan kemajuan zaman.
KORPRI diharapkan dapat menuntaskan pelaksanaan reformasibirokrasi dan melanjutkan pelaksanan tata kelola pemerintahan yangbaik di semua lini. Untuk itu, perlu ditingkatkan jalinan kerjasamayang produktif dengan semua pemangku kepentingan pembangunan.
Demikian sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia DR.Susilo Bambang Yudhoyono selaku Penasehat Nasional KORPRI,  dalam sambutannya, Presiden RI mengajak seluruh jajaran KORPRIuntuk selalu bekerja keras, meningkatkan pengabdian dan produktifitas dalam mewujudkan birokrasi yang makin profesional,netral dan sanggup memberikan kualitas pelayanan publik yangterbaik bagi seluruh bangsa. Tema yang diangkat pada peringatan HUT KORPRI tahun ini adalah Dengan Netralitas dan ProfesionalitasKORPRI mendukung Reformasi Birokrasi dalam rangka Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui tema ini, diharapkan KORPRI menjadi salahsatu jajaran birokrasi yang dapat dibanggakan di era kompetisi global.
Sejak awal berdirinya pada tanggal 29 November 1971, KORPRItelah menunjukkan peran dan tanggung jawab yang besar dalammemberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagaiorganisasi yang mewadahi para Pegawai Negeri Sipil, KORPRI telahmemberikan peran yang sangat besar dalam mengayomi dan mengarahkanpara anggota untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, melayanikepentingan masyarakat dalam berbagai bidang, serta menjalankanprogram pemerintah secara berkesinambungan. Saat ini KORPRI tampilsebagai organisasi yang makin profesional dan mandiri.
Presiden RI juga meminta agar dilanjutkan kerja keras dan kerjacerdas dalam pengabdiannya sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah. KORPRI sebagai birokrasi yang tangguh danberwibawa agar jangan ragu untuk melakukan perombakan, pergantian dan revitalisasi dalam penyelenggaraan birokrasi yang berpotensi mengurangi produktifitas dan menghambat laju pembangunan. PresidenRI juga meminta tetap melanjutkan pemberantasan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sabtu, 26 Maret 2011

Direktif MENHAN RI Membawa Angin Segar Bagi PNS di lingkungan Organisasi KEMHAN/ Mabes TNI dan Angkatan

Terbitnya Direktif Menteri Pertahanan Nomor : DIR/01/M/X/2008 tanggal 31 Oktober 2008 tentang Pembinaan Pegawai Negeri Sipil bertujuan untuk memberikan pedoman kepada pejabat yang berwenang dan pejabat yang secara fungsional membidangi manajemen kepegawaian dalam memproses pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dari jabatan struktural dan jabatan fungsional, serta hal lain yang berkaitan dengan itu. Dan sasarannya adalah terwujudnya keseragaman (“satu pintu”) pembinaan PNS yang ditugaskan pada unit organisasi Kemhan, Mabes TNI dan Angkatan mulai tahun 2009.

Penekanan pada Direktif Menhan ini adalah :

1. Pengadaan CPNS diselenggarakan secara terpusat oleh Dephan dengan mengacu pada ketentuan perUndangan yang berlaku.

2. Penyelenggaraan Diklat prajabatan dan jenis diklat lainnya bagi CPNS seperti Diklat Dasar Militer diubah menjadi Diklat Dasar Bela Negara.

3. Keseragaman Pembinaan Karir. Pakaian Seragam kerja PNS pada masing-masing unit organisasi adalah sama sesuai Skep Menhan nomor : Skep/1101/M/XII/2005 tanggal 29 Desember 2005 tentang Ketentuan Penggunaan dan Sebutan Pakaian Seragam Kementerian Pertahanan.

4.Disiplin. Usulan pemberian sanksi atas pelanggaran disiplin harus mendapatkan pertimbangan hukum dari Biro Hukum Setjen Kemhan.

5. Peningkatan Kompetensi. Seluruh kebutuhan peningkatan kompetensi PNS Gol. III ke atas melalui diklat agar dikoordinasikan kepada Badiklat Kemhan.

6. Data PNS dan Sistem Pelaporan harus tersedia di Biro Kepegawaian Setjen Kemhan. Dukungan Administrasi dan Konsekuensi anggaran terkait kebijakan ini dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

7. Seluruh program yang terkait dengan pembinaan PNS Dephan termasuk yang berada di Mabes TNI dan Angkatan berpedoman pada Direktif Menhan.

Dengan demikian, diharapkan penyelenggaraan manajemen kepegawaian yang mengacu pada Direktif ini, dapat mewujudkan keseragaman perlakuan dan jaminan kepastian hukum bagi seluruh PNS di Kemhan, Mabes TNI dan Angkatan.

Semoga nasib PNS di lingkungan Kemhan dan TNI akan lebih baik.

Rabu, 23 Maret 2011

Kasum TNI Pimpin Upacara HUT Korpri di Geladak Kapal Perang

Kasum TNI Pimpin Upacara HUT Korpri di Geladak Kapal Perang

JAKARTA  – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) telah mampu mengemban tiga peran penting dan strategis, sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara sesuai dengan tuntunan dan kemajuan jaman.   Demikian sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia DR. Susilo Bambang Yudhoyono selaku Penasehat Nasional KORPRI yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Edi Hardjoko pada Peringatan Hari  Ulang Tahun KORPRI ke-39 tahun 2010, di Geladak KRI Banjarmasin 592, Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (29/11).Dalam sambutannya, Presiden RI mengajak seluruh jajaran KORPRI untuk selalu bekerja keras, meningkatkan pengabdian dan produktifitas dalam mewujudkan birokrasi yang makin profesional, netral dan sanggup memberikan kualitas pelayanan publik yang terbaik bagi seluruh bangsa.
Tema  yang diangkat pada peringatan HUT KORPRI tahun ini adalah “Dengan Netralitas dan Profesionalitas KORPRI mendukung Reformasi Birokrasi dalam rangka Optimalisasi Pelayanan Publik”. Melalui tema ini, diharapkan  KORPRI menjadi salah satu jajaran birokrasi yang dapat dibanggakan di era kompetisi global.
Sejak awal berdirinya pada tanggal 29 November 1971, KORPRI telah menunjukkan peran dan tanggung jawab yang besar dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai organisasi yang mewadahi para Pegawai Negeri Sipil, KORPRI telah memberikan peran yang  sangat besar dalam mengayomi dan mengarahkan para anggota untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, melayani kepentingan masyarakat dalam berbagai bidang, serta menjalankan program pemerintah secara berkesinambungan. Saat ini KORPRI tampil sebagai organisasi yang makin profesional dan mandiri.
Presiden RI berharap agar KORPRI dapat menuntaskan pelaksanaan reformasi birokrasi dan melanjutkan pelaksanan tata kelola pemerintahan yang baik di semua lini.  Untuk itu, perlu ditingkatkan jalinan kerjasama yang produktif dengan semua pemangku kepentingan pembangunan.
Presiden RI juga meminta agar dilanjutkan kerja keras dan kerja cerdas dalam pengabdiannya sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah.  KORPRI sebagai birokrasi yang tangguh dan berwibawa agar jangan ragu untuk melakukan perombakan, pergantian dan revitalisasi dalam penyelenggaraan birokrasi yang berpotensi mengurangi produktifitas dan menghambat laju pembangunan.  Presiden RI juga meminta tetap melanjutkan pemberantasan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme.
Pada kesempatan HUT ini, Kasum TNI menyematkan kepada tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI yang mendapat tanda penghargaan dari negara antara lain : Wahyudi – Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, Wahono, S.Sos. – Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun dan  Hayatul Fiqhi – Satya Lencana Karya Satya 10 tahun.
Turut hadir pada acara tersebut antara lain : Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.I.P, M.Sc., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Darjatmo, Askomlek Panglima TNI Laksda TNI Sudjiwo, Irjenad Mayjen TNI Soenarko, Pangkolinlamil Laksma TNI Didit Herdiawan, Pengurus Pusat IKKT Pragati Wira Anggini,  Kartika Candra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardiagarini, Ketua Dewan Pengurus KORPRI TNI drg. Nirian Damayanti, SP.K.G.A  dan segenap pejabat teras TNI. (puspen/syamsir)

KORPRI Harus Tunjukkan Perannya Sesuai Perkembangan Jaman

Menpan dan Reformasi Birokrasi, E.E. Mangindaan selaku Penasehat Nasional Harian KORPRI mengingatkan, agar anggota KORPRI sebagai aparatur negara  harus tetap meningkatkan perannya, sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah.
”KORPRI harus selalu menunjukkan peran dan tanggung jawab sesuai perkembangan jaman guna mengarahkan anggotanya dalam menjalankan  tugas-tugas pemerintahan dan melayani masyarakat dalam berbagai bidang,” ujar Menteri dalam sambutannya pada acara pengukuhan Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI di Jakarta, Selasa (19/1).
Lebih lanjut dikatakan, KORPRI sebagai organisasi yang mandiri dan profesional, yang kedudukan dan kegiatannya tidak terlepas dari kedinasan, harus senantiasa bergerak bersama komponen bangsa lainnya untuk secara konsisten memperjuangkan cita-cita bangsa.
Era reformasi, lanjut Mangindaan, telah mengembalikan peran utama birokrasi sebagai komponen utama pengelola pemerintahan, di mana birokrasi tidak lagi terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik praktis. Untuk itu, transformasi budaya paradigma baru menjadi penting, agar pegawai negeri sipil dapat semakin efektif dan profesional dalam menjaga dan menegakkan kedaulatan NKRI. ”Karena itu reformasi birokrasi tidak boleh terhenti, tetapi harus dilanjutkan. Dukungan dan pengertian semua pihak tetap diperlukan, agar reformasi birokrasi dapat mencapai tujuan sebagaimana kita kehendaki bersama,” ujarnya.
Dikatakan juga bahwa harapan rakyat sangat tinggi kepada pemerintah. Karena itu, jangan kecewakan. ”Marilah  kita berbuat sekuat tenaga, bekerja segiat mungkin, berihktiar dengan penuh disiplin, dengan penuh tanggung jawab dan semangat untuk berbuat terbaik,” tandasnya.
Dalam acara yang dihadiri oleh Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar itu, Menpan dan Reformasi Birokrasi juga mengingatkan bahwa DPN KORPRI periode 2009 – 2014 ini memiliki sejumlah PR. Antara lain belum terealisasinya batas usia pensiun PNS 56 tahun menjadi 58 tahun, belum dibayarkannya tunjangan jabatan struktural pada beberapa sekretariat Unit Nasional KORPRI atau sekretariat DPN KORPRI Kementerian/LPNK sebagai tindak lanjut Permenpan No. 13/2008, dan belum dibayarnya iuran pensiun. PR lainnya adalah pengembalian asset KORPRI yang masih dikuasai Yayasan KORPRI. (HUMAS MENPAN-RB)

 DAFTAR NAMA DPN KORPRI PERIODE 2009-2014

No.NamaKedinasanJabatan pada 
DPN KORPRI
1Diah Anggraheni Sekjen DepdagriKetua Umum
2Eko Sutrisno, Wakil Kepala BKNWakil Ketua Umum
3Tasdik KinantoSesmen PAN dan Reformasi BirokrasiSekretaris Jenderal
4Syafri Adnan BaharuddinAuditor Utama BPKKetua I
5Fasli JalalWakil MendiknasKetua II
6Iskandar Andi NuhungStaf Ahli Menteri PertanianKetua III
7H. MuhayatSekretaris Provinsi DKI JakartaKetua IV
8As Natio LasmanKepala BapetenKetua V
9ArizalAsdep Kelembagaan kementerian PAN dan Reformasi BirokrasiKetua Departemen Organisasi dan Kelembagaan
10M. Said DiduSesmen BUMNKetua Departemen Pembinaan Non Pemerintahan
11Sambas MulyanaDirektur Anggaran III Ditjen Anggaran, DepkeuKetua Departemen Pendanaan
12Maliki Heru SantosoKepala Perwakilan BPKP Prov. DKI JakartaKetua Departemen Pengendalian
13Gunawan SuswantoroBadan Pengawas PemiluKetua Departemen Pembinaan Jiwa Korps dan Wawasan Kebangsaan
14H. Ali HadiyantoKaro Kepegawaian Departemen AgamaKetua Departemen Kerohanian
15Tunas DwidhartoDeputi Kementerian Pemuda dan OlahragaKetua Departemen Olahraga, Seni dan Budaya
16Muh. MarwanKepala Badan Diklat DepdagriKetua Departemen Pendidikan dan Latihan
17H. Boy TenjuriSekretaris DP KORPRI Provinsi BantenKetua Departemen Pengabdian Masyarakat
18I Gede SubawaDirut PT AskesKetua Dewan Kesehatan dan Jaminan Sosial
19Endang MurniatiAsdep Pengarusutamaan Gender, Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan AnakKetua Departemen Peningkatan Peran Perempuan
20NaziartoSekretaris KORPRI DepsosKetua Departemen Bantuan Sosial
21Eddy DjauhariKaro Setmil SetnegKetua Departemen Pengelolaan Aset dan Usaha
22Achmad ZubaediKaro Ortala DepdagriKetua Departemen Pemberian Penghargaan
23Agus HaryantoDirut PT TaspenKetua Departemen Kesejahteraan Sosial
24AlisjahbanaKepala Settap BapertarumKepala Departemen Perumahan
25Bibin BintoroPeneliti pada BPP TeknologiKetua Departemen Penelitian dan Pengkajian
26Edy RizalSekretaris Perusahaan Perum BULOGKetua Departemen Kerjasama
27Kisnu Haryo Ketua Departemen Perlindungan dan Bantuan Hukum
28Basuki Yusuf IskandarSekjen DepkominfoKetua Departemen informasi dan Komunikasi

http://www.menpan.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=195&Itemid=1